Siarlingkungan.com // Lhokseumawe, Aceh - Sekitar pukul 03.00 Wib, 2 unit rumah permanen di Desa Lancang Garam, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Selasa (16/2/16) musnah terbakar. Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa , namun harta benda milik korban tak sempat diselamatkan dari amukan api karena saat kejadian warga sekitar sedang tertidur lelap.
Rumah yang terbakar adalah milik Husaini dan Juwainita. Rumah milik Ridwan juga sempat turut terbakar, namun hanya sebagian kecil saja. Akibat peristiwa tersebut tujuh jiwa dari dua keluarga kehilangan tempat tinggal.
Husaini kepada Analisa mengatakan, peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 03.00 Wib. Asal api diduga dari rumah Juwainita yang saat itu ditinggali oleh Zul bersama seorang anaknya.
Api berasal dari pembakaran kayu di dalam kamar yang diduga dilakukan Zul untuk mengusir nyamuk. Husaini mengaku sudah sering mengingatkan Zul agar tidak melakukan pembakaran kayu di dalam rumah.
Husaini bersama keluarga tidak mampu menyelamatkan pakaian kecuali baju yang melekat di badan. Tapi dua unit sepeda motor mampu diamankan berkat keberanian mereka menerobos kobaran api dari pintu belakang.
Rumah Juwainita juga rata dengan tanah, sementara satu rumah milik Ridwan yang berada disampingnya sempat turut dilalap sijago merah meskipun tidak begitu parah.
Menurut Husaini, armada pemadam kebakaran baru tiba di lokasi kejadian setengah jam kemudian, sehingga rumahnya tidak sempat terselamatkan meskipun warga telah berupaya dengan cara tradisional untuk memadamkan api.
Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya didamping Sekda Dasni Yuzar, S.H. dan Camat Banda Sakti Bakhtiar sudah menyerahkan bantuan masa panik berupa beras beserta lauk-pauk, kain sarung, perlengkapan masak dan lainnya kepada korban kebakaran itu.
Walikota menyerahkan bantuan secara langsung kepada Husaini dan Ridwan, sedangkan Juwainita masih dalam perjalanan pulang dari Medan. Penyerahan bantuan tersebut turut disaksikan beberapa anggota DPRK Lhokseumawe dan masyarakat Desa Lancang Garam.
Walikota Suaidi Yahya mengharapkan para korban yang rumahnya terbakar untuk tetap bersabar, karena di balik musibah ini diperkirakan ada hikmahnya.
_____
Penulis : Analisa/mar
Editor : Eni
Rumah yang terbakar adalah milik Husaini dan Juwainita. Rumah milik Ridwan juga sempat turut terbakar, namun hanya sebagian kecil saja. Akibat peristiwa tersebut tujuh jiwa dari dua keluarga kehilangan tempat tinggal.
Husaini kepada Analisa mengatakan, peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 03.00 Wib. Asal api diduga dari rumah Juwainita yang saat itu ditinggali oleh Zul bersama seorang anaknya.
Api berasal dari pembakaran kayu di dalam kamar yang diduga dilakukan Zul untuk mengusir nyamuk. Husaini mengaku sudah sering mengingatkan Zul agar tidak melakukan pembakaran kayu di dalam rumah.
Husaini bersama keluarga tidak mampu menyelamatkan pakaian kecuali baju yang melekat di badan. Tapi dua unit sepeda motor mampu diamankan berkat keberanian mereka menerobos kobaran api dari pintu belakang.
Rumah Juwainita juga rata dengan tanah, sementara satu rumah milik Ridwan yang berada disampingnya sempat turut dilalap sijago merah meskipun tidak begitu parah.
Menurut Husaini, armada pemadam kebakaran baru tiba di lokasi kejadian setengah jam kemudian, sehingga rumahnya tidak sempat terselamatkan meskipun warga telah berupaya dengan cara tradisional untuk memadamkan api.
Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya didamping Sekda Dasni Yuzar, S.H. dan Camat Banda Sakti Bakhtiar sudah menyerahkan bantuan masa panik berupa beras beserta lauk-pauk, kain sarung, perlengkapan masak dan lainnya kepada korban kebakaran itu.
Walikota menyerahkan bantuan secara langsung kepada Husaini dan Ridwan, sedangkan Juwainita masih dalam perjalanan pulang dari Medan. Penyerahan bantuan tersebut turut disaksikan beberapa anggota DPRK Lhokseumawe dan masyarakat Desa Lancang Garam.
Walikota Suaidi Yahya mengharapkan para korban yang rumahnya terbakar untuk tetap bersabar, karena di balik musibah ini diperkirakan ada hikmahnya.
_____
Penulis : Analisa/mar
Editor : Eni

0 komentar to "2 Unit Rumah Permanen di Lhokseumawe Hangus Terbakar"