Pekanbaru [Siarlingkungan] - Tiga kabupaten di Provinsi Riau akhirnya menetapkan status tanggap darurat banjir. Ketiga kabupaten tersebut yakni Kuantan Singingi (Kuansing), Kampar dan Rokan Hulu (Rohul). Demikian disampaikan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Edwar Sanger kepada wartawan, Kamis (11/2/2016) di Pekanbaru.
Dilansir detikcom, Edwar menjelaskan, saat ini banjir paling parah melanda tiga kabupaten yakni Rohul, Kampar dan Kuansing. Ketiga wilayah itu, telah menetapkan tanggap darurat.
Dengan status darurat, kata Edwar, Pemprov Riau akan lebih cepat dalam penggunaan anggaran untuk bantuan logistik. Disamping itu akan meminta bantuan BNPB untuk menanggulangi bencana banjir yang saat ini melanda Riau.
Dalam catatan BPBD Riau, dari tiga kabupaten tersebut, ada 56 desa yang terdampak banjir dengan jumlah korban lebih dari 26 ribu kepala keluarga.
Sementara itu, BPBD Kampar mencatat ada dua orang warga tewas karena terseret banjir dari luapan sungai Kampar. Kedua korban adalah Roni Fadilah (18) dan seorang lagi dewasa. Keduanya hanyut terseret air yang cukup deras dari luapa sungai Kampar, kata Santoso.
Pemerintah Kampar telah mengeluarkan status tanggap darurat hingga 15 hari ke depan. Hingga kini, petugas BPBD dibantu TNI dan Kepolisian terus bersiaga mengevakuasi masyarakat. Petugas menyediakan dapur umum dan bantuan makanan siap saji berupa nasi bungkus untuk korban banjir.
_____
Penulis : KO12/T32
Editor : Kelvin
Dilansir detikcom, Edwar menjelaskan, saat ini banjir paling parah melanda tiga kabupaten yakni Rohul, Kampar dan Kuansing. Ketiga wilayah itu, telah menetapkan tanggap darurat.
Dengan status darurat, kata Edwar, Pemprov Riau akan lebih cepat dalam penggunaan anggaran untuk bantuan logistik. Disamping itu akan meminta bantuan BNPB untuk menanggulangi bencana banjir yang saat ini melanda Riau.
Dalam catatan BPBD Riau, dari tiga kabupaten tersebut, ada 56 desa yang terdampak banjir dengan jumlah korban lebih dari 26 ribu kepala keluarga.
Sementara itu, BPBD Kampar mencatat ada dua orang warga tewas karena terseret banjir dari luapan sungai Kampar. Kedua korban adalah Roni Fadilah (18) dan seorang lagi dewasa. Keduanya hanyut terseret air yang cukup deras dari luapa sungai Kampar, kata Santoso.
Pemerintah Kampar telah mengeluarkan status tanggap darurat hingga 15 hari ke depan. Hingga kini, petugas BPBD dibantu TNI dan Kepolisian terus bersiaga mengevakuasi masyarakat. Petugas menyediakan dapur umum dan bantuan makanan siap saji berupa nasi bungkus untuk korban banjir.
_____
Penulis : KO12/T32
Editor : Kelvin

0 komentar to "Tiga Kabupaten di Provinsi Riau Siaga Darurat Banjir dan Longsor"